Hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian respiratory distress syndrom

Prediksi atau probabilitas gawat nafas neonatus pada penelitian ini terjadi jika bayi lahir dengan derajat asfiksia berat dan kehamilan ganda.

Asuhan Keperawatan Bayi Dengan Respiratory Distress Syndrom

Secara kontinyu memberikan cairan yang perlu melalui IV untuk memenuhi kbutuhan metabolic bayi. Pertahankan suhu tubuh yang optimal selama prosedur untuk mencegah hipotermia dan stress karena dingin atau hipotermia 6.

Hipoksia akan menyebabkan terjadinya: Surfaktan juga berperan dalam meningkatkan klirens mukosiliar dan mengeluarkan bahan particulate dari paru. Jangan berikan asupan oral sebelum prosedur jam untuk mencegah aspirasi 2. Instruksikan keluarga untuk: Aspiksia, efusi pulmonal 8.

Perinatal mortality and morbidity in twin pregnancies: Dapat dilakukan fototherapi tanpa menghentikan pemberian ASI Posnatal: Sesudah infeksi pernapasan atas ringan, sebentar, sering mulai merasa dingin menggigil yang disertai dengan demam setinggi 40,50C.

Probabilitas gawat nafas terjadi jika bayi lahir dengan derajat asfiksia berat dan kehamilan ganda. Infeksi tali pusat tidak terjadi. Sebagai sumber reperensi untuk kemajuan perkembangan ilmu Keperawatan, khususnya Keperawatan anak. Komplikasi Komplikasi jangka pendek akut dapat terjadi: Ubah posisi secara teratur utnuk meningkatkan paparan pada permukaan tubuh 4.

Didasarkan pada adanya batuk atau kesukaran bernapas dengan frekuensi napas 50 kali per menit.

FAKTOR RISIKO KEGAWATAN NAFAS PADA NEONATUS DI RSD. DR

Impact of maternal age on preterm delivery and low birthweight: Keluarga dapat memberikan suport emosional Tindakan: Bantu dokter selama prosedur untuk mencegah infeksi 4. Tidak terjadi infeksi atau perdarahan pada daerah terpasangnya infus II.

Cek umbilikal site terhadap terjadinya perdarahan atau infeksi 9. Auskultasi dada dapat menampakkan ronki dan mengi yang luas, tetapi ronki dan mengi ini sukar dilokalisasi sumbernya dari suara yang kebetulan ini pada anak yang amat muda dengan dada hipersonor. Menurut penelitian Chiswick menjelaskan bahwa kegawatan nafas neonatus RDS signifikan pada bayi dengan ibu hipertensi sebelum dikoreksi efek dan variabel confounding atau perancu.

Respiratory Distress Syndrome. Integumen a. Persalinan aman dan bersih 2. Kalau ibu meninggal pada waktu melahirkan, si bayi akan mempunyai kesempatan hidup yang kecil.

Metode lain yaitu memberikan ventilasi baik dengan bantuan ataupun control. Ibu hamil dengan hipertensi dan menjadi pre eklampsia menyebabkan vasospasme pada pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak baik dan mengganggu sirkulasi darah termasuk sirkulasi uteroplasentra, sehingga perfusi ke janin berkurang sehingga beresiko untuk terjadi gawat nafas seperti asfiksia dan TTN.

Vital sign berada pada batas normal 3. Sel tipe II ini sangat sensitive dan berkurang pada bayi dengan asfiksia pada periode perinatal, dan kematangannya dipacu dengan adanya stress intrauterine seperti hipertensi, IUGR dan kehamilan kembar.

Demam ini disertai dengan perasaan mengantuk dengan sebentar-sebentar gelisah, pernapasan cepat, batuk kering pendek, tidak produktif, cemas dan kadang-kadang delirium mengigau mungkin ada sianosis sekeliling mulut, penemuan kelainan dada termasuk cuping hidung, perkusi redup hilangnya fremitus palpasi dan vocal, suara pernapasan hilang, dan ronki halus serta krepitasi sisi yang terkena.

Untuk itu kehamilan ganda berisiko untuk lahir prematur sehingga mempunyai risiko gawat nafas lebih besar. Jumlah lesitin meningkat dengan bertambahnya gestasi, sedangkan sfingomielin jumlahnya menetap. Proses ini dapat meluas ke sekat interalveolar dan melibatkan vasa limfatika.

Kardiovaskuler a. Asidosis dan atelektasis akan menyebabkan terganggunya jantun, penurunan aliran darah keparum, dan mengakibatkan hambatan pembentukan surfaktan, yang menyebabkan terjadinya atelektasis.

Hasil yang diharapkan:Hal ini menunjukkan ada hubungan jenis persalinan dengan kejadian RDN 3) Faktor berat badan lahir dengan kejadian RDN pada bayi di Ruang Teratai RSUD Kabupaten Muna tahun Analisis hubungan berat badan lahir dengan kejadian RDN pada bayi di Ruang Teratai RSUD Kabupaten Muna tahun dapat dilihat berdasarkan hasil perhitungan pada tabel 13 berikut.

Bilirubin indirek akan mudah melalui sawar darah otak apabila pada bayi terdapat keadaan imaturitas, berat badan lahir rendah, hipoksia, hiperkarbia, hipoglikemia, dan kelainan susunan saraf pusat yang terjadi karena trauma atau infeksi.

hubungan. anemia. dalam kehamilan dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di rs pku muhammadiyah bantul tahun naskah publiksi. Berat badan lahir rendah menentukan pertumbuhan dan perkembanganfisik dan mental pada masa Balita. Bayi dengan BBLR mempunyai risiko kematian yang lebih besar dibandingkan dengan bayi dengan berat lahir normal terutama pada bulan bulan pertama kelahiran karena pembentukan zat kekebalan kurang sempurna sehingga lebih mudah terkena penyakit infeksi terutama pneumonia dan.

justgohostelbraga.com is a platform for academics to share research papers. Scribd is the world's largest social reading and publishing site.

Hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian respiratory distress syndrom
Rated 3/5 based on 80 review